Dalam menjalani kehidupan, manusia tidak pernah lepas dari masalah. Rezeki terasa sempit, hati gelisah, urusan terasa berat, dan doa seakan tertahan. Tidak jarang kita sibuk mencari penyebab ke luar, padahal solusinya ada dalam diri kita sendiri.
Postingan “Sumber masalah ada satu, solusinya pun satu” ini bukanlah bermaksud untuk mengklaim mutlak tentang seluruh problem kehidupan. Ia adalah ajakan untuk bercermin, bahwa di balik banyak kesulitan yang kita alami, bisa jadi ada dosa yang belum disadari, dan istighfar menjadi pintu lembut yang Allah sediakan agar hamba-Nya kembali kepada-Nya.
Judul tulisan ini bukan untuk menyederhanakan seluruh persoalan hidup, sebab dalam Islam masalah bisa datang sebagai ujian, takdir, atau proses pendewasaan iman. Namun, tulisan ini mengajak kita merenung bahwa dalam banyak keadaan, dosa sering menjadi sebab kesempitan hidup, dan istighfar adalah salah satu jalan utama yang Allah bukakan untuk kembali dan memperbaiki keadaan.
“Dan musibah apa pun yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri.”(QS. Asy-Syura: 30)
Dosa tidak selalu langsung berwujud bencana besar. Ia bisa hadir dalam bentuk: hati yang sempit dan gelisah, rezeki yang terasa berat, hubungan yang mudah retak, doa yang terasa jauh dari jawaban. Semakin lama dosa dibiarkan, semakin keras pula hati dan semakin berat langkah untuk kembali.
Di saat manusia merasa tak berdaya, Islam tidak menawarkan jalan yang rumit. Allah justru membuka pintu yang sangat dekat, yaitu istighfar.
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun.”(QS. Nuh: 10)
Istighfar bukan sekadar ucapan lisan, tetapi: pengakuan akan kelemahan diri, penyesalan atas kesalahan, tekad untuk memperbaiki langkah.
Rasulullah ï·º bahkan memperbanyak istighfar, padahal beliau adalah manusia yang paling bersih dari dosa. Ini mengajarkan bahwa istighfar bukan hanya untuk orang yang merasa berdosa, tetapi juga untuk mereka yang ingin didekatkan kepada Allah.
Satu dosa tidak menutup semua harapan, dan satu istighfar bisa membuka banyak kebaikan.


0 Comments